Wisata Pantai Jogja : Pantai Baron Mercusuar 40 Meter dan Kisah Bule Eropa

Sewamobildijogja.net – Indonesia, selain memiliki berjuta destinasi menarik juga memiliki beragam mitos di dalamnya. Misalnya saya salah satu pantai di Yogyakarta. di Gunungkidul, banyak terdapat pantai pasir putih yang membujur dan terpisah oleh karang antara pantai satu dengan lainnya. Salah satunya adalah pantai Baron.

Terik gersang khas pegunungan karst Gunungkidul ini memberikan sensasi perjalanan berbeda ketika menyusur pantai selatan dengan apsir putihnya yang khas. Akan tetapi semua terhenti ketika sampai di suatu kawasan memasuki pantai Baron Gunungkidul ini. Pohon-pohon hijau tumbuh segar hijau. Ombak yang meraung seolah ingin menggandeng tangan ini untuk segera bermain bersamanya. Ganasnya ombak dan pantai pasir putih yang khas pantai selatan ini menjadi nuansa yang berbeda.

Sepanjang memasuki kawasan dari area parkir sudah berderet kanan kiri warung-warung makan dan jajanan. Adapula pernak pernik khas pantai, kacamata, topi, dan beberapa kios baju juga berderet menyambut sebelum akhirnya berjumpa dengan si ombak yang suka bergulung.

Wisata Pantai Jogja : Pantai Baron Mercusuar 40 Meter dan Kisah Bule Eropa

Pantai Baron

Setelahnya, pantai seperti bentuk magent tapal kuda ini menyambut kedatangan kami. Pantai yang diapit oleh dua tebing karang kanan kiri menjadi eksotis seketika pengunjung tiba di tepiannya.

Di sisi barat terdapat aliran sungai air tawar yang kemungkinan berasal dari mata air di bukit karang. Unik, karena sungai ini hanya berjarak beberapa ratus meter menuju muara pantai yang kemudian bersatu. Di depan bibir pantai berbaris puluhan kapal yang beristirahat menunggu air pasang kemudian melanjutkan untuk melaut pada malam hari.

Adapula sejarah dari penamaan Baron untuk pantai ini. Karena biasanya pantai lain di Gunungkidul diambil dari bahasa Jawa atau mitos Jawa sebelum akhirnya berakhir ke penamaan. Nama Baron berasal dari tokoh ketoprak Baron Sekeber. Baron Sekeber ini merupakan bangsawan asal Belanda. Beberapa penutur lain mengatakan dari Portugis atau Spanyol.

Intinya adalah bule dari orang luar negeri khususnya Eropa. Dia adalah seorang bule sakti yang pernah berperang melawan panembahan Senopati sang pendiri Kasultanan Mataram. Di pantai inilah mereka menyembunyikan senjata dan tempat persemnuyian khususnya. Oleh sejak itu, pantai ini akhirnya dinamai pantai Baron untuk mengingat bule sakti tersebut.

Warna air sungai tanah sebelum menabrak air laut yang bercampur dengan hijaunya tanaman sekeliling pantai, menjadikan pantai ini tetap menyaji pemandangan yang indah. Meskipun pasirnya tidak terlalu putih, namun pantai ini cukup terlihat cantik dengan adanya karang kanan kiri yang mengapit pantai. Pantai ini tidak disarankan berenang. Karena ombak ganasnya yang menggulung-gulung bisa saja menyeret ke samudera Hinida. Akan tetapi bila ingin menikmati syahdunya pantai, pengunjung bisa menyewa perahu untuk berkeliling.

Selain menikmati pantai, salah satu keunikan lagi yang menyapamu adalah bangunan tinggi putih seperti menara. Ya. Itu adalah Mercusuar Tanjung Baron. Untuk memasuki kawasan ini dikenakan tarif masuk sebesar Rp. 2000. Menara ini dibangun pada bulan Februari tahun 2014, begitulah kata petugas. Mercusuar ini cukup tinggi yaitu 40 meter menjulang.

Dibangun untuk menggantikanmercusuar yang lama yang berupa menara besi sudah sangat keropos. Alhasil dari adanya mercusuar ini menjadi daya tarik tambahan berkunjung ke pantai Baron. Adapun funsgsinya adalah untuk memandu kapal yang melintas, walaupun kapan sudah memiliki alat navigase yang lebih canggih.

Dengan tarif Rp. 5000 per orang, pengunjung bisa memasuki mercusuar dan menyaksikan bentang alam Gunungkidul dari atas. Terdiri atas 9 lantai berbentuk segi banyak. Setap lantainya dihubungkan oleh tangga spiral. Ruangan di dalam cukup besar. Pada lantai genapterdapat balkon yang bsia digunakan untuk memandang area sekitar. Pada lantai ke-7, tangga digantikan oleh tangga yang lebih licin. Sehingga disarankan tidak mengenakan alas kaki untuk menanjakki tangga. Cukup seram, tapi setelah itu kalian bisa merasakan pemandangan WOW dari ketinggian. Bukit karang yang berbaris, hijau bertemu dengan warna samudra yang biru dengan ombaknya yang menggulung di selatan.

Karena bukan menjadi fungsi utama wisata, jadi diharapkan kepada pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban berwisata agar sekiling pantai Baron dan segala fasilitasnya termasuk mercusuar tetap berfungsi dengan baik.

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.