Ungkrung Khas Gunungkidul: Salah Satu Makanan Yang Menggelitik Tapi Bergizi

UNGKRUNG KHAS GUNUNGKIDUL: SALAH SATU MAKANAN YANG MENGGELITIK TAPI BERGIZI

www.sewamobildijogja.net – Berkat alam di Gunungkidul yang rupanya memaksa penduduknya untuk mengolah apa yang ada di alam dengan kreativitas dari yang tidak mungkin awalnya menjadi mungkin. Seperti Belalang Goreng alias Warang Goreng, ternyata tidak hanya berhenti di belalang yang ekstrim. Ada namanya Ungkrung.

Ungkrung merupakan ulat jati yang menjadi lambang kearifan masyarakat Gunungkidul. Biasanya kuliner ini tersaji biasanya musiman namun lezatnya ini telah dicari oleh banyak wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul. Pola makan unik dan kreatif namun terlihat agak ekstrim, nyatanya bisa menjadi makanan lezat bagi penikmatnya.

Instagram: @akhsan

Instagram: @akhsan

Melihat kondisi Gunungkidul yang tandus dan gersang, masyarakat pada akhirnya berpikir kreatif untuk memanfaatkan sumber daya yang ada agar tercipta makanan yang bisa memenuhi kebutuha sehari-hari. Misalnya saja Thiwul, Gatot, yang menjadi pengganti nasi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, belalang goreng untuk sumber protein, lalu ada ulat jati yang tidak begitu sepopuler belalang goreng.

Sejarah Konsumsi Ungkrung

Sejarah masyarakat memanfaatkan belalang goreng dan ulat jati adalah pada saat paceklik asupan protein dari hewan ternak diatasi dengan hidup memakan serangga. Larva dari Ngengat Hyblaeapurea ini muncul awal musim penghujan saat daun-daun jati meranggas lalu tumbuh kembali.

Saat terjadi hal tersebut akhirnya penduduk memanfaatkan larva tersebut yang diperoleh dari kebun jati. Musim ulat jati berakhir kala larva bermetamorfosis menjadi ngengat sekitar beberapa minggu setelah ledakan populasi. Ulat jati yang sifatnya musiman mungkin agak sulit menemukan karena tidak di semua warung terdapat ulat jati ini.

Salah satu yang menyediakan adalah Lesehan Pari Gogo. Ulat kepompong yang baru diambil dari pohon selanjutnya dibersihkan bulunya kemudian dikukus untuk menghilangkan racun dikulitnya tersebut. Lalu setelah matang, selanjutnya ulat bisa disimpan atau digoreng langsung dengan bumbu bacem, bumbu balado, dan berbagai bumbu lainnya utuk dimakan sebagai lauk dan camilan.

latifah_nuraeni

latifah_nuraeni

Hampir semua orang pasti geli sejak melihat bentuknya. Tetapi saat memasuki mulut para penggemarnya akan mengatakan bahwa ulat ini cukup renyah dan gurih, dan mirip dengan menyantap udang. Pada mulanya masyakarakat mengonsumsi ulat jati ini adalah saat tahun 1960 pada musim paceklik dan krisis ekonomi. Hingga akhirnya kebiasaan menyantap satwa kurang lazim ini cukup gemar dinikmati.

Kelezatan ungkrung dan kandungan protein tinggi sayangnya hanya bisa dinikmati di musim tertentu. Akan tetapi ada himbauan bagi yang alergi seafood seperti udang, kepiting, cumi-cumi, dan lainnya ini juga bisa berekasi alergi sama dengan memakan ulat jati. Hal tersebut dikarenakan kehadiran kelompok protein tropomyosin di jaringan tubuh si ulat inilah yang menyebabkan alergi.

Kandungan Gizi Ungkrung

Meski terlihat agak meyeramkan namun ulat jati ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Selain itu, ulat jati ini mempunyai produktivitas lebih tinggi dengan Carbon Footprint yang rendah. Oleh karena itu lebih ramah lingkungan.

Proses perkembangbiakan ulat dan serangga lainnya lebih tinggi daripada pertumbuhan sapi di peternakan lho. Oleh karenanya tidak salah lagi jika FAO dan Departemen Entomologi di Lowa State University mengungkapkan bahwa serangga bisa menjadi sumber protein utama di masa depan untuk mengganti hewan ternak yang dijumpai secara umum.

Instagram: @silvia_widarto

Instagram: @silvia_widarto

Adapun penjelasan dari Eddy Guanoyang merupakan lulusan dari Fakultas Biologi UGM adalah untuk menghindari alergi caranya di tes terlebih dahulu dari reaksi 10 menit, selanjutnya cobalah lagi untuk memakannya. Kesimpulannya jika hingga 30 menit tidak ada reaksi berarti tidak ada alergi dan bisa makan sepuasnya.

Nah bagaimana? Tertarik dan masih merasa takut? Proteinnya banyak lho. Jadi tidak usah ragu lagi untuk makan Ungkrung ya gaes. 😀 Yuk makan ungkrung kalau kamu wisata di Jogja dengan ikut tour jogja murah bersama kami. 🙂 selamat kulineran.

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.