Situs Candi Palgading Sleman Menunggu Pemugaran Dan Menjadi Candi Apik Kembali

Sewamobildijogja.net – Masih berbicara mengenai situs yang ada di Jogja. Situs percandian atau situs purbakala lainnya semakin menarik karena keberadaannya yang memiliki sejarah dan kisah atau juga cerita mistis. Salah satu diantaranya adalah Candi Palgading.

Candi Palgading merupakan salah satu situs candi yang berada di desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. cagar budaya Palgading ini lokasinya memang berada di antaraa himpitan rumah-rumah. Kawasan candi sudah dilengkapi dengan papan informasi dan sduah dipagar. Candi ini memang masih berada dalam porses pemugaran.

Dari papan informasi yang berada di kawasan situs Plagading ini, kawasan candi memiliki luas sekitar 1 hektar. Berdasarkan data terdahulu situs Palgading sudah ditemukan keberadaanya. Namun pada tahun 1980an telah ditemukan beberapa fragmen batu berelief, batu bertatik, da antefix (balok batu vertikal di ujung atap bangunan lama, berhias ornament).

Desa Wisata Candi Palgading

sumber : https://tripadventurejogja.files.wordpress.com

Pada tahun 2006 ketika Slamet Sugiarto, sang pemilik tanah hendak membangun rumah, ditemukanlah arca pada saat menggali tanah untuk pondasi. Sejak saat itu tanah diambil alih oleh pemerintah daerah saat mengetahui lokasi tersebut adalah situs candi.

Pada tahun 2011 akhirnya dilakukan studi kelayakan dengan simpulan bahwa candi Palgading adalah candi Buddha dengan empat buah bangunan. Diperkirakan bahwa Situs Palgading merupakan tempat pemujaan Avalokistesvara dan kemuncak candi dalam satu lobang galian namun saat ini arca sudah patah.

Kemudian A adalah bangunan berstupa yang dapat direkonstruksi sehingga dipugar. Lalu bangunan B adalah kaki candi yang belum dapat dipugar karena materialnya sekitar 50%. Bangunan C beelum digali secara keseluruhan. Terakhir bangunan D terkendala soal pembebasan tanah.

Di dalam situs Palgading sudah dtemukan sebuah candi perwarna, namun candi induk masih belum ditemukan. Penduduk setempat juga khawatir jika harus direlokasi atau diberi ganti rugi bila tanahnya harus diekskavasi.

Boleh kan apalagi mengunjungi situs seperti Candi Palgading ini masih belum dikenakan tarif sama sekali. Jadi belajar sejarah sekalian jalan-jalan atau jalan-jalan semabri menilik sejarah rupanya bisa menjadi aktivitas yang dilakukan ketika berada di kota Gudeg ini yah gaes. Setelah dari situs Palgading ingin kemana? Silahkan pilih referensimu gaes. Salam Dolaners.

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.