Selo Langit: Syahdunya Jogja Dari Ketinggian Bukit Prambanan Sleman

sewamobildijogjanet. Selo Langit adalah satu dari banyaknya wisata perbuktian di DIY dan sekitarnya yang berada di Prambanan, Sleman. Yang menjadi daya tarik utama adalah selo langit ini merupakan kawasan untuk menikmati matahari terbit atau sunrise. Juga pemandangan dari Gunung Merapi yang berada di sebelah utara.

Selo Langit Watu Payung Prambanan

Instagram : @selolangit_watupayung

Selo Langit berada di dusun Gedhang Atas, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, DI. Yogyakarta. Lokasinya yang berada di perbukitan Prambanan ini berada di sebelah timur Situs Candi Ijo. Rutenya menuju ke kawasan wisata ini adalah dari Jogja kemudian menuju ke arah tebing Breksi dan Candi Ijo. Dari kawasan Candi Ijo ikuti perjalanan menuju 2 hingga 3 km hingga tiba di kawasan wisata Selo Langit. Untuk area parkir yang berada di kawasan ini masih terbatas yakni baru bisa kendaraan roda dua saja. Sementara itu, kendaraan roda empat baru bisa di parkir area bawah.

Kawasan wisata Selo Langit ini juga berada di sebuah puncak bukit dengan pemandangan kea rah utara, timur, dan juga tenggara. Bukit yang telah dikembangkan ini terbilang unik karena merupakan gunung api purba.

Tebing wisata Selo Langit ini tidak lain merupakan bibir dari kawah purba yang telah berumur jutaan tahun lamanya. Dari hasil penelitian, bebatuan di kawasan ini sudah berumur sekitar 18 juta tahun. Akan tetapi pengunjung tidak dapat melihat bentuk gunung api purba secara utuh seperti Gunung Api Purba Nglanggeran yang ada di bagian selatan. Oleh karena itu kawasan ini lebih menyerupai sebuah perbukitan.

Yang menjadi unik adalah adanya Watu Payung. Watu Payung merupakan dua buah batu yang terbentuk menyerupai payung. Batu yang disebut Watu Payung ini merupakan jenis batu apung yang memiliki bentuk buih-buih lava dari jutaan tahun lamanya atau disebut dengan batu pumice. Apabila dilihat jelas batuan ini mempunyai rongga yang banyak pada bagian sampingnya.

Instagram : @denzairi.md

Instagram : @denzairi.md

Sejarah mengenai nama Watu Payung ini konon tempat ini digunakan untuk tempat berlindung atau bersembunyi dari tentara Belanda. Perbukitan ini juga menjadi lokasi pertempuran kedua tentara yakni antara Indonesia dan Belanda. Namun tidak ada bukti sejarah seperti halnya prasasti atau juga makam dari para pejuang yang gugur untuk menguatkan cerita ini.

Area ini juga dikembangkan sebagai kawasan wisata Selo Langit yang merupakan lokasi camping atau berkemah, outbond, dan juga untuk menikmati sunrise maupun sunset. Keberadaannya ini memang cukup pas karena menghadap ke timur yang mana bisa melihat matahari terbit. Syahdu bukan? Fasilitas yang dibangun antara lain spot selfie, kamar mandi, dan juga gazebo.

Instagram : @gerryherbiyan

Instagram : @gerryherbiyan

Selo Langit ini cukup cocok untuk menjadi lokasi menikmati matahari terbit yang berada di daerah Sleman. Tiket masuk menuju kawasan ini masih gratis. Untuk parkir motornya dikenakan sejumlah Rp. 2.000 sedangkan untuk parkir mobilnya Rp. 5.000.

Instagram: @pacarkecilku

Instagram: @pacarkecilku

Dekat dengan Selo Langit ini ada obyek wisata lainnya yang bisa dikunjungi seperti Candi Ijo, Tebing Breksi, juga ada jenis nama yang sama namun lokasinya berada di Gunungkidul yakni Watu Payung Kemuning, dan juga Watu Payung Semin yang bisa dijadikan alternatif liburan. Selamat berkunjung dan happy traveling. 🙂

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.