Pantai Parangkusumo: Pantai Batu Cinta Dan Keindahannya

Sewamobildijogja.net – Pantai Parang Kusumo sama kah dengan Pantai Parang Tritis? Ada beberapa kesamaan dan perbedaan. Seperti kamu dan dia. Pasti tidak sama. Tapi tetap istimewa. 😀 Pantai yang berbaris rapi di selatan pulau Jawa khususnya Yogyakarta ini memiliki banyak sekali keunggulan dan keindahan panoramanya. Seperti halnya pantai Parang Kusumo.

Berbeda dengan pantai pada umumnya yaitu sebagai obyek wisata liburan sesungguhnya, pantai Parangkusumo unggul dari segi mitos yang berkembang. Adapun mitosnya di kalangan masyarakat Jawa khususnya Yogyakarta yaitu tentang sosok Ratu Pantai Selatan yaitu Nyi Roro Kidul yang membantu raja-raja Mataram sejak zaman Panembahan Senopati, hingga saat ini.

Legenda pantai Parangkusumo menjadi minat berbagai kalangan untuk mejadikan pantai ini sebagai pantai dengan acara ritual warisan leluhur yang diturunkan oleh Kraton Yogyaakarta, oleh suatu kelompok masyarakt, atau secara individu. Acara yang dialkukan di pantai ini biasanya tirakatan, semedi, upacara Malesti, Labuhan, dan Labuhan Ageng yang menjadi sentral obyek ketertarikan mengunjungi pantai ini. Karena itulah banyak pengunjung di pantai Parangkusumo ini berduyun datang pada hari-hari sakral yang diyakini baik dari penanggalan Jawa sebagai ritual.

Pantai Parangkusumo: Pantai Batu Cinta Dan Keindahannya

Nah akan sangat seru jika berkunjung ke Pantai Parangkusumo ini jika bertepatan dengan hari sakral tersebut, sehingga bisa kamu saksikan langsung upacara ritual Labuhan atau Melasti. Upacara ini merupakan upacara sedekah laut.

Di hari libu sekolah, pantai Parangkusumo juga ramai oleh pengunjung dari segala penjuru. Mereka menikmati keindahan pantai dengan bermain dan beraktivitas di pinggiran pantai ini. Bila cuaca tidak mendung akan ada keindahan sunset dibalik cakrawala pantai Parangkusumo yang menjadi daya tarik terendiri bagi para penikmat sunset.

Jika berkunjung ke pantai ini, kalian juga akan melihat sebuah bangunan dengan nama Cepuri. Lokasi ini dijadikan tempat berdoa sebelum acara Labuhan dimulai dari pihak Kraton Yogyakarta. Di dalam Cepuri ini ada dua buah batu yang berdiri. Di yakini oleh masyarakat setempat, batu tersebut adalah tempat duduk panembahan Senopati dan Ratu Pantai Selatan yang selanjutnya batu tersebut dinamakan Batu Cinta.

Alasan disebut sebagai batu cinta adalah lokasi tersebut merupakan pertemuan antara raja mataram pertama yang mengikat suatu perjanjian yaitu panembahan senopati dan ratu kidul sebagai penguasa pantai selatan. Perjanjiannya adalah permintaan dari Senopati kepada Ratu Kidul agar membantunya menjadi penguasa kerajaan Mataram. Permintaan tersebut akhirnya disetujui Ratu Kidul dengan syarat sang Senopati dan semua keturunannya menjadi suami sang ratu. Persyaratan tersebut disetujui Senopati, hanya syarat dari beliau hubungan tersebut tidak menghasilkan keturunan.

Menikmati Kindahan Pantai Parangkusumo

Itu sebabnya dari hasil perjanjian, pihak Kraton Yogyakarta, yang merupakan bagian dari kerajaan Mataram mempunyai hubungan khusus dengan penguasa laut selatan yang selanjutnya diadakan acara ritual labuhan di pantai Parangkusumo oleh Kraton Yogyakarta.

Di luar dari adanya mitos tersebut, pantai ini juga bisa dinikmati keindahannya. Adanya pepohonan seperti pakis atau palm menjadikan suasana pantai Parangkusumo terlihat indah, tampak asri, dan hijau. Akses menuju pantai Parangkusumo snagatlah baik karena cukup lebar dan seklaigus bisa menggabungkan akses terhadap Pantai Prangtritis dan Pantai Depok yang lokasinya berdampingan. Sepanjang jalan juga terdapat barisan pohon cemara yang tersusun rapi sehingga pemandangan menuju lokasi menjadi tidak membosankan.

Jika ditempuh dengan kendaraan pribadi, maka rute menuju Pantai Parangkusumo sangatlah mudah. Dari arah kota Yogyakarta ambillah arah Jokteng Wetan lurus ke selatan dengan mengambil jalur jalan Prangtritis. Untuk retribusi masuk pantai Parangkusumo sudah termasuk pada pembayaran satu kawasan dengan pantai Parangtritis. Pengunjung hanya dapat membayar parkir kendaraan saja.

Adapun fasilitas yang tersedia di pantai Parangkusumo sudah cukup lengkap, misalnya penginapan atau losmen toilet umum, masjid, rumah makan dan beberapa kios yang menjual berbagai macam pakaian dan souvenir. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suasana pantai dengan menyewa ATV atau kereta kuda. Di pamtai ini juga terdapat tim SAR yang selalu berjaga di pantai untuk memberi peringatan jika pengunjung berenang menengah.

Tiket masuk kawasan pantai adalah Rp. 3000 per pengunjung. Tarif masuk kendaraan roda empat ke kawasan pantai adaah Rp. 5000 dan roda dua adalah Rp. 1000. Sedangakan untuk parkir kendaraannya Rp. 2000 untuk motor, dan Rp. 5000 untuk mobil. Harga sewa ATV yaitu Rp. 50.000 per 15 menit dan sewa kereta kuda adalah Rp. 20.000 per satu kali putaran.

Bagaimana? Tertarik mengunjungi pantai Parangkusumo Jogja? Selain pantai Parangkusumo hendaknya kalian juga bisa mengunjungi pantai Parangtritis, Pantai Depok, dan juga Gumuk Pasir Parangkusumo. Selalu perhatikan kebersihan area tempat wisata dan menjaga kesopanan berkunjung. Tidak lupa unutk selalu mempromosikan wisata alam Indonesia di media sosial agar menjadi daya tarik bagi mancanegara. Salam Dolaners!

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.