Nasi Campur Gejayan: Sajian Kuliner Favorit Pengunjung Menjelang Dini Hari

NASI CAMPUR GEJAYAN: SAJIAN KULINER FAVORIT PENGUNJUNG MENJELANG DINI HARI

www.sewamobildijogja.net – Kuliner di salah satu sudut Jalan Gejayan yang selalu ditunggu oleh pembelinya untuk menikmati nasi campur masih mengepul juga ditambah dengan sambal terinya, siap menjadi pemadam lapar di kala malam hari. Hampir mendekati tengah malam, warung nasi campur Gejayan mulai dipadati oleh kendaraan dan pembeli yang mengantri untuk menikmati nikmatnya nasi campur. Lokasinya berada di depan Apotek Ardi Farma.

Meskipun udara malam Jogja yang dingin mulai menyeruak kulit, tidak memutuskan niat pembeli untuk menyantap nasi campur ini. Lokasi warung tenda ini tidak jauh dari pasar Demangan. Bisa ditemukan dari melihat banyaknya piring-piring plastik berisi sayuran dan ragam lauk pauk ala nasi ramesan.

Pak Waluyo dan istri merupakan generasi kedua dari kepemilikan Nasi Campur Gejayan ini. Beliau meneruskan urusan kuliner legendaris dari bapak yang dikenal dengan Mbah Dul atau Pak Abdul sejak tahun 1993.

Instagram: @kulineryogya

Instagram: @kulineryogya

Disebut Juga Nasi Teri Gejayan

Banyaknya nama yang diperoleh dari nasi campur Gejayan ini antara lain ada Nasi Campur Demangan, Nasi Campur Sambel Teri, Nasi Campur Pak Wal, Nasi Campur Pak Yo, Nasi Teri Gejayan, Nasi Campur Mbah Dul, dan lainnya. Bahkan untuk mahasiswa biasa menyebut dengan “Mc. Dul”.

Bukti legendaris berikutnya dari Warung Nasi Campur Gejayan ini terlihat dari antrian pembeli. Mereka rela mengantri dalam beberapa jam sebelum warung dibuka. Pelanggan lamanya yang telah mengenal warung ini terkadang merasa tidak sabar dikarenakan harus menunggu hingga hampir larut malam. Akhirnya banyak pula yang nekat untuk mengunjungi rumah pemilik. Rumah pemilik kebetulan berada tidak jauh dari lokasi warung.

Menu Nasi Campur Gejayan

Di tengah kerumunan, pembeli akan siap melihat meja dengan panci-panci yang berisi sayur lodeh, lauk pauk, danjuga baskom berisi gorengan, telur dadar, telur asin, telur bumbu balado, ayam goreng, ayam bumbu balado, dan lain-lainya. Dan lebih menggoda lagi ada pete yang digantung di atas meja siap menyerbu penikmatnya.

Instagram: @eugenetandean

Instagram: @eugenetandean

Selain kering tempe dan sambal terinya, ada pula sayur lodeh. Dia menjadi teman si nasi campur di warung tenda ini. Sementara itu, labu siam, kacang panjang, dan juga nangka muda lengkap dengan kuah santan dan bumbu pedasnya ikut berbaris memadati meja. Mungkin karena ada menu nangka mudanya sehingga banyak pelanggan yang salah menyebut bahwa nasi campur ini ada gudeg.

Meski berbahan sama dengan gudeg namun racikan nangkanya jelas berbeda. Sayur lodeh nangka ini lebih memiliki rasa asin, gurih, dan pedas. Untuk yang tidak menyukai pedas ada baiknya untuk tidak memesan bersama dengan sambal teri karena ada ledakan pedas yang super apabila telah mendarat di mulut.

Teri merupakan salah satu protein pengganti telur dari ikan laut. Ikan ini berukuran kecil anggota ‘family Engraulidae’ dan dikenal sebagai satu sumber protein yang tinggi. Bilis yang dimakan bersama tulangnya ini bermanfaat sebagai kalsium dan fosfor turut mendarat ditubuh.

Meski lezatnya tidak ketulungan, menyantap nasi campur dengan menu sayur lodehnya ini ada baiknya untuk tidak disantap setiap hari. Alasannya adalah karena memicu kolesterol. Tetapi tidak salah juga jika ingin mampir ke lokasi saat melewati Jalan Gejayan dan lapar memanggil.

Akses dan Jam Buka

Akses menuju ke lokasi dari UGM menuju jalan Colombo, lampu merah ambil kanan, kea rah pasar Demangan atau Jalan Affandi atau Gejayan dan Nasi Campurnya berada di depan Apotek Ardi Farma kanan jalan.

Jam buka mulai dari jam 9 malam hingga habis. Sajian kuliner dari wisata malam Jogja tentunya. lebih-lebih jika mengikuti paket wisata Jogja dari kami. hehehe. 😀 Happy Traveling.

 

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.