Museum Gunung Merapi Yogyakarta

Indonesia merupakan negara yang kaya akan gunung api. Keberadaannya yang dilewati oleh cincin api pasifik (ring of fire) menyebabkan 13% gunung api yang ada di dunia berada di Indonesia. Kenyataan ini kadang membuat kita terkejut atau bahkan takut mengingat betapa besarnya potensi bahaya yang di simpan di bumi pertiwi ini.

Museum Gunungapi Merapi merupakan museum yang dibangun oleh Kementrian ESDM bekerjasama dengan Pemerintah DIY danjuga Pemerintah Kabupaten Sleman. Mengingat begitu banyaknya gunung api dan potensi bencana yang ada di Indonesia ini, maka museum ini didirikan dengan tujuan meningkatkan geowisata yang bernilai edukasi tentang ilmu kegunungapian dan juga kebencanaan.

Museum Gunung Merapi Yogyakarta

Berekreasi ke museum ini membuat kita tidak hanya bermain namun juga belajar tentang banyak hal. Museum yang dibangun mulai tahun 2005 dan dibuka umum pada tanggal 1 Januari 2010 ini menyimpan banyak koleksi, diorama, peraga tsunami dan gempa bumi, serta berbagai galeri foto tentang gunung di Indonesia dan bahkan Dunia. Koleksi menarik yang dapat dilihat di museum adalah diorama Gunung Merapi yang besar dan dibangun tepat di depan pintu masuk. Diorama ini menggambarkan letusan pada tahun 1969, 1994, dan juga 2006.

Hal yang menarik juga dapat dilihat dari diorama yang menampilkan banyaknya gunung api yang tersebar di Indonesia. Selain persebarannya, penyebab kenapa Indonesia kaya akan gunung api juga ditampilkan di diorama tersebut. Erupsi Gunung Merapi tahun 2010 merupakan erupsi terakhir yang paling dasyat. Untuk mengenang dan menampilkan kembali keganasan erupsi tahun 2010, museum membuat ruang pamer tetap yang menyajikan satu rumah serta berbagai tulisan warga yang terdampak langsung oleh letusan.

Di samping itu, museum juga memiliki ruang theater untuk menyaksikan film dokumenter. Film yang ditampilkan mulai tahun 2016 berjudul “Mahaguru Merapi”. Film ini mengungkapkan erupsi merapi sebelum sampai sesudah meletusnya Gunung Api yang ada di wilayah Jogja-Jateng tersebut.

Lalu apakah hanya potensi bencana gunung meletus saja yang ditampilkan? Tidak dapat dipungkiri bahwa potensi bencana ini berbanding lurus dengan manfaat yang dihasilkannya. Keberadaan gunung api ini membuat tanah-tanah petani subur, kaya akan mineral yang bernilai ekonomis, dan bahkan potensi wisata.

Oleh karena itu, museum juga mengajarkan kepada pengunjung tentang mitigasi bencana. Kesadaran tentang potensi bahaya ini menjadi salah satu langkah awal untuk senantiasa mengingat bahwa kita hidup berkawan dengan bencana sehingga dampak dari resiko bencana kedepannya dapat diperkecil.

Lokasi Museum Gunung Merapi Yogyakarta

Jika ingin berkunjung ke museum, museum berada di Jl. Kaliurang Km 22, Dusun Banteng, Hargobinagun, Pakem , Sleman, D.I. Yogyakarta. Museum dapat diakses dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jalan ke museum juga sangat mudah mengingat lokasi museum yang ada di jalur wisata utama Jogja-Kaliurang. Halaman parkir yang luas membuat museum dapat menampung kendaraan dalam jumlah yang cukup banyak.

Jam Buka Museum Gunung Merapi Yogyakarta

Museum buka setiap hari Selasa-Minggu jam 08.00-15.30 kecuali Jumat jam 08.00- 14.30. Museum tutup pada hari Senin.

Tiket Masuk Museum Gunung Merapi Yogyakarta

Untuk bisa masuk ke dalam museum dan menyaksikan theater, pengujung diwajibkan membayar tarif sebagai berikut: Wisatawan Nusantara : Tiket Masuk Rp 5000,-, Tiket Theater Rp 5000,- Wisatawan Mancanegara Tiket Masuk Rp 10.000,-, Tiket Theater Rp 10.000,-

Biaya ini tidaklah mahal mengingat besarnya ilmu yang bisa kita dapatkan di museum. Maka dari itu, manfaatkan waktu luang untuk bermain sambil belajar di museum. Salam!

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.