House Of Raminten: Nyentrik Ala Wong ‘kenthir’ Lulusan Slb

HOUSE OF RAMINTEN: NYENTRIK ALA WONG ‘KENTHIR’ LULUSAN SLB

www.sewamobildijogja.net – House of Raminten merupakan salah satu rumah makan yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kawula muda di Jogja. Bahkan mungkin sejagad raya Jogja pasti tahu rumah makan satu ini. Kesan nyentrik, unik, ‘nyeleneh’ tapi asyik, membuat siapapun geleng-geleng kepala dan menyeringai dahi. Entah mulai dari melihat ornamennya, nama menu makanannya, maupun segala hal yang terpampang di rumah unik satu ini.

Rumah makan di Jl.FM Noto No. 7, Kota Baru ini sudah sangat populer sejak lama. Memasuki depan restoran pengunjung akan melihat sebuah ruang tunggu dengan berderet kursi. Deretan kursi tersebut lengkap dengan dua buah kereta kuno mirip Kasultanan Mataram dan juga foto dari pemilik restoran nyentrik ini yaitu Raminten.

Instagram: @houseoframintenofficial

Instagram: @houseoframintenofficial

Uniknya House of Raminten

Keunikan yang ada sudah bisa terlihat dari banyaknya ornament dinding bertulis. Sebagai contoh “Kami ini semua lulusan ‘SLB’ Kalo agak lama harap maklum karena kami kenthir”. Arti ‘kenthir’ dalam bahasa Jawa pergaulan adalah gila. Bukan malah menjadi kabur, pelanggan justru semakin tertarik untuk membaca beragam tulisan atau hal unik di dalamnya.

Contoh lainnya di ruang tunggu ada tulisan “Mohon perhatian! “barang” Anda (Handphone, dompet, sisir, kaca mata, tas, mantel, jas, jaket, topi, gergaji, alat pancing, setrika, dll) supaya jangan sampai ketinggalan).” Tentu masih banyak kesan nyentrik lainnya.

Instagram: @houseoframintenofficial

Instagram: @houseoframintenofficial

Sejarah House of Raminten

Beliau adalah Hamzah Sulaiman. Pemilik yang sukses mendirikan restoran nyentrik ini. Sebuah bisnis yang namanya diambil dari seorang tokoh bernama Raminten. Nama Raminten ini pernah diperankan oleh Hamzah di dalam sebuah program bernama Pengkolan. Program tersebut dahulu pernah ada di TVRI. Raminten sendiri sebenarnya merupakan seorang wanita. Di dalam program tersebut beliau berdandan seperti wanita Jawa lengkap dengan sanggul dan kebaya.

Instagram: @houseoframintenofficial

Instagram: @houseoframintenofficial

Suasana

Menjejaki restoran ini terlihat nuansa Jawa yang begitu lekat. Suara gending yang tak berhenti mengalun, para pelayan yang silih berganti mondar-mandir telah meladeni tamu. Dandannya juga turut nyentrik menggunakan kombinasi batik dan casual. Dan yang pasti ‘ayu-ayu’. Hehehe.

Jika menilik ke rumah makan ini tidak sedikit yang harus berpegang pada Handy talky, maklum rumah makan ini selalu ramai sampai banyak yang rela menunggu untuk sekedar makan nasi kucingnya saja.

Instagram: @houseoframintenofficial

Instagram: @houseoframintenofficial

Pada awalnya ide Hamzah ini hanyalah keisengan belaka. Pensiun dari bisnis souvenir Mirota di Jalan Malioboro, beliau kemudian berjualan mie di sebuah pendopo yang mana mulanya digunakan untuk latihan menari. Tidak disangka, mie tersebut berhasil didatangi oleh banyak pembeli. Akhirnya usahanyapun berkembang.

Peresmian pendirian House of Raminten ini dilakukan pada tanggal 26 Desember 2008. Unique, antique, elegant. Konsepnya memang terakui sangat unik dengan hidangan khas Yogyakarta. Bahkan sangat identik dengan kelas bawah. Misalnya hadirnya Nasi Kucing. Harganya pun sama dengan harga yang ada di kaki lima.

Instagram: @houseoframintenofficial

Instagram: @houseoframintenofficial

Menu-Menunya Unik

Adapula es kelapa yang banyak dijual di gerobak pinggiran jalan. Perbedaan di restoran ini yaitu pemilik mengemasnya dengan porsi jumbo dan gelas cantik. Serta dengan menu lain yang turut membuat ‘nyengir’. Sebagai contoh Es Perawan Tancep, Susu Putih Mulus, Ayam Koteka, juga Es Monster. Harganya ala anak kos. Jadi tidak heran jika banyak yang memadati rumah makan. Bahkan rela antri.

Hebatnya, House of Raminten ini adalah restoran yang tidak tidur karena siap 24 jam melayani pembelinya. Bisa dikatakan bahwa keisengan Hamzah kini bukan sekedar iseng ‘nyeleneh’ biasa namun menjadi berkah. Ayok wisata Jogja bersama kami, nanti kita mampir ke House of Raminten deh 😀

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.